Wayang Kulit Dalang Ki Enthus di Alun-alun Kebumen

Sedang diskusi asyik di grup pemilihan bupati kebumen 2015-2020, saya menemukan informasi menarik bagi pembacanya. Yaitu adanya pentas wayang kulit dari dalang ki enthus pada malam ini dalam rangka perpisahan bupati Pak Buyar Winarso. Berita tersebut berupa status dari Berita Wong Kebumen yang menyatakan sebagai berikut ini :

Nanti Malam Ki Entus “Ngamen”
– Di Alun- alun Kebumen.

Berita Wong Kebumen,sabtu 8 Agustus 2015

Jelang Pilkada 2015 kebumen sudah ramai ada 3 pasang cabup Kebumen yang mendaftar ke KPU dengan menunggu hasil pengumuman dari KPU tanggal 24 Agustus 2015. Kalau tidak di undur oleh KPU Kebumen.

Disisi lain bertepatan dengan pamitan Bupati Kebumen Buyar Winarso yang purna tugas, sebagai salah satu cara menghibur warga warga Kebumen dengan menggelar pementasan wayang malam ini Sabtu 8 agustus di alun alun Kebumen diadakan ” pentas wayang semalam suntuk ” dalang Ki Entus Susmono yang juga Bupati Kabupaten Tegal, jawa tengah.

Pantauan Berita Wong Kebumen, Ki Entus hampir setiap tahun “Ngamen Semalam suntuk” alias ndalangdi kebumen,untuk menghibur warga kebumen. Suasana alun- alun, sabtu pukul 10.00 WIB terlihat sudah dipasang kursi untuk para tamu dan penonton.

Dengan papan panggung lebar dan panjang, dan terdengar suara cek sound untuk persiapan ” Dalang Entus ” dalang nyentrik dengan penuh humor dan kadang penuh kontroversial ini. Terlihat para ratusan pedagang kakilima alun-alun Kebumen juga siap menjual ” kuliner dan makanan” sampai kelar pementasan wayang. (bwk)

Sayang sekali tidak bisa hadir menyaksikan karena baru bakal mudik minggu paginya. Hanya bisa memberikan doa agar acaranya lancar, warga kebumen terhibur dan para pedagang kaki lima laris manis menjajakan dagangannya. Selamat menyaksikan Wayang Kulit Dalang Ki Enthus di Alun-alun Kebumen semalam suntuk.

KEPEMILIKAN LAHAN PETANI YANG SEMAKIN SEMPIT

KEPEMILIKAN LAHAN PETANI YANG SEMAKIN SEMPIT

Salah satu masalah yang dihadapi petani adalah Kepemilikan lahan untuk bertani yang semakin menyempit dan berbanding terbalik dengan pertambahan jumlah petani/penduduk ditiap desa,

Karenanya pengaturan tentang tataguna lahan menjadi agenda yang perlu secara serius dilakukan, tentu saja ini wilayah diaras kebijakan yang dominan menjadi kewenangan desa, pada sisi ini pemerintah daerah berkuwajiban memberikan dukungan maksimal kepada pemerintah Desa. Dukungan dimaksud dapat berupa dana atau penguatan kapasitas SDM bagi stakeholder desa. setidaknya ada beberapa agenda yang penting untuk dilakukan, diantaranya sbb :

1. Pentingnya perda dan atau perdes tentang Tataguna lahan, sekurang kurangnya memuat beberapa aturan tentang :
a) jual beli lahan perlu ada proteksi jangan sampai warga desa menjadi penumpang didesanya sendiri karena lahan didesanya dimiliki oleh pihak luar desa.

b) Penataan pemukiman dan perlindungan lahan produkti dari upaya alih fungsi lahan ke non produktif.

c)Pengaturan pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian potensi sumber sumber agraria dan sumberdaya alam yang ada di desa ( misal : potensi tambang, batu, pasir, dll) harus atas persetujuan warga mayoritas dan dalam pelaksanaan dan pengelolaannya harus menempatkan warga setempat sebagai pelaku utama,bukan malah digusur.

d) Pengaturan pemanfaatan lahan pertanian, sistem sewa atau bagi hasil terhadap tanah milik desa atau milik petani kaya agar diprioritaskan kepada petani yang tidak memiliki lahan atau petani berlahan sempit sebagai penggarapnya.

2. Optimalisasi pemanfaatan lahan produktif yang ada didesa, baik lahan persawahan maupun tanah pekarangan, melalui gerakan diversifikasi dan intensifikasi tanam.

3. Gerakan Penyuburan lahan, melalui pemanfaatan libah ternak dan tani, diolah menjadi pupuk organik dan ditebar merata diseluruh lahan produktif yang ada di desa.

Kepada sidang pembaca dan pemirsa yang budiman semoga berkenan melakukan koreksi atau melengkapi, sumangga kami persilahkan. Terimakasih.