Foto Calon Bupati Kebumen

Berikut ini adalah foto dari ketiga pasangan calon bupati kebumen saat akan mendaftarkan diri menjadi calon bupati kebumen di KPU KEbumen. Mereka menggunakan simbol masing-masing. Mulai dari warna baju yang dikenakan maupun lambaian tangan yang mereka peragakan agar lebih dikenal para calon pemilihnya. Baju warna putih, masih menjadi pilihan untuk dua pasangan calon bupati kebumen.

  1. Pasangan Calon Nomor urut 1Pasangan bakal calon bupati H. Khayub Muhammad Lutfi, SE dan H. Akhmad Bakhrun, S.Sos
  2. Pasangan Calon Calon Nomor urut 2Pasangan bakal calon bupati Ir. Muhammad Yahya Fuad, SE dan KH. Yazid Mahfudz
  3. Pasangan Calon Calon Nomor urut 3Pasangan bakal calon bupati H. Bambang Widodo, SE,MM dan H. Sunarto, ST

Itulah Foto Calon Bupati Kebumen dari ketiga pasangan calon bupati kebumen saat mendaftarkan di menjadi pasangan calon bupati kebumen untuk periode 2016-2020. Yang dipilih secara serentak di Seluruh Indonesia pada tanggal 9 Desember 2015. Yang belum terdaftar menjadi pemilih, silahkan komplain ke pak rt atau datang langsung ke kelurahan masing-masing.

Jangan sampai melewatkan pesta demokrasi ini, saatnya suara Anda disuarakan. Pesan saya, jangan sampai suara Anda ditukar dengan rupiah. Tapi tukarlah suara Anda dengan Integritas dari pasangan calon Bupati Kebumen yang menurut Anda mampu memimpin, melayani dan bekerja untu rakyat kebumen. Bukannya kita menuntut, tapi ini adalah kenyataan diman pemimpin harus bisa melayani dan bekerja.

Mereka berani mencalonkan diri menjadi calon bupati kebumen berarti berani untuk menghadapi masalah dan menyelesaikan masalah yang sudah ada di Kebumen. Ingat, suara rakyat adalah suara Tuhan. Jadi jelilah dalam memilih calon bupati kita, jangan sampai salah pilih atau membeli kucing dalam karung. Jangan percaya pencitraan, karena pencitraan adalah pembohongan publik.

Pilih dari hati nurani Anda yang paling dalam, kenali satu persastu pasangan calon bupati Kebumen. Baca juga : Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kebumen. Jayalah Kebumenku, Jaya Indonesiaku.

Saya Hanya Ingin Berbicara atau Nyong Mugur Garep Ngomong

Nyong mugur garep ngomong : (Moch Basikun Mualim)
  1. Aja janji mbangun desa nek ora ngerti desa, luuh iya kan ? sing garep dibangun apane ? Dalane…!!? Sing gole mbangun sekarepe dewek, dibangun siki ngesuk isuk ditiliki wis rusak maning ? Tekan kapan awak dewek terus terusan garep ngguwangi duwit mugur di ideg ideg nang wong sugih?
  2. Aja janji Siap mbelani wong tani, aja janji nulungi wong tani nek ora ngerti mungsuh é wong tani, sing ngerti masalahe dan kebutuhane wong tani ya mestine wong tani utawa wong2 sing wis ngujudaken jiwa raga pikiran lan wektuné kanggo ngurusi bab tani.
  3. Aja sok sokan garep mengatasi kemiskinan lah, sing ngerti susah lan sengsarane urip miskin tuliya wong sing uripé miskin, utawa wong sing wis ndina mbengi bener bener berjuang kanggo nulungi wong miskin.

Aja dumeh pinter terus ngutak atik gawe buku kandel, terus pamer, “iki luh program2 ku sing ngisuk bakal diwujudaken nek calonku kepilih dadi bupati, mulane dipilih ya…?.. Haduuuhh, legi timen gole ngendikan ya ? Apa mesti nek wong pinter kuwe ngerti desa, apa mesti nek wong pinter ngerti mungsuhe wong tani, apa mesti nek wong pinter ngerti rasane urip miskin…? Jangan begitu lah yaaa…. wingi pileg bar diapusi durung mari, masa enggane garep diapusi maning enggane !###.

WIS KAYA KUWE BAE LAH.. I love you duluurrr…

Terjemahan :
Saya Hanya Ingin Bebicara :
  1. Jangan berjanji membangun desa kalau tidak memahami desa, looh iya kan? Yang akan dibangun apanya? Ruas jalan…? Yang cara membangunnya seenaknya sendiri, dibangun sekarang tetapi besok pagi dilihat sudah rusak kembali ? Sampai kapan kita akan terus menerus menghambur-hamburkan uang hanya untuk diinjak-injakan orang kaya?
  2. Jangan berjanji siap mebela para petani, jangan berjanji membantu para petani jika tidak memahami musuhnya para petani. Yang memahami masalah dan kebutuhan para petani, seharusnya para petani atau orang-orang yang sudah membuktikan jiwa, raga, pikiran dan waktunya didedikasikan untuk pertanian.
  3. Jangan sombong ingin mengatasi kemiskinan, yang paham kesulitan dan sengsaranya hidup miskin adalah orang yang hidup dalam kemiskinan. Atau orang yang sudah setiap hari (siang dan malam) benar-benar berjuang untuk menolong orang miskin.

Jangan sombong pinter kreatif membuat buku tebal, kemudian pamer, “inilah program-program saya yang besok bakal diwujudkan jika calon saya terpilih menjadi bupati. Makannya dipilih ya,,,”. Haduh…., manis sekali cara bertutur katanya ya? Apa pasti kalau orang pintar itu memahami desa? Apa pasti kalau orang pinter memahami musuhnya para petani? Apa pasti kalau orang pintar memahami rasanya hidup miskin? Jangan seperti itulah,,, Kemarin dibohongi pileg belum sembuh, masa ingin dibohongi lagi!

SEPERTI ITU SAJA… I Love you saudara,,,

Itulah suara salah satu warga kebumen menanggapi para calon bupati yang akan mengumbar janji untuk warga kebumen dengan judul “Saya Hanya Ingin Berbicara atau Nyong Mugur Garep Ngomong”. Semoga menjadi bahan renungan dan bisa juga saran atau kritik yang bisa disangkal ataupun di komentari. Jangan tersinggung jangan berkecil hati, tetap positif.

Karena membangun kota kebumen ataupun desa-desa yang berada di Kebuman bukanlah tugas bupati. Akan tetapi juga tugas seluruh warga kebumen, baik yang di dalam pemerintahan maupun kita sebagai warga biasa. Mari bergotong royong untuk membangun kota kebumen dengan damai tanpa harus saling melimpahkan. Kebumen dibangun tidak hanya fisiknya tapi harus dengan diikuti pembangunan SDM yang kokoh.

Yahya Yazid Angkat Bicara Soal Membangun dan Kemiskinan

FUAD YAZID ==== 001 ====

Membangun merupakan tugas setiap manusia sebagai wujud Khalifah Allah di bumi. Manusia baik sebagai perorangan maupun dalam wadah lembaga – seperti Pemerintah Daerah misalnya – wajib melakukan Pembangunan. Dengan pembangunan maka kondisi sesuatu diperbaiki dan ditingkatkan menjadi lebih baik. Bukan pembangunan kalau akibat dari kegiatan tersebut menyebabkan sesuatu tidak menjadi lebih baik.

Dalam kontek pemerintahan, membangun harus berarti memperbaiki kondisi atau memecahkan masalah yang dihadapi. Dengan pembangunan, tatanan pemerintahan dan masyarakatnya harus lebih baik yang ditandai dengan meningkatnya kapasitas ekonomi dan kesejahteraannya. Kondisi kesejahteraan yang lebih baik ini harus menjadi pemandu dan tujuan utama kegiatan pembangunan.

Problem utama pembangunan saat ini adaalah kemiskinan. Sejalan dengan hal itu, maka orientasi utama pembangunan haruslah pada bagaimana mengatasi kemiskinan masyarakatnya.

Menghadapi tugas besar dan berat ini, pemerintah bisa jadi salah dan ambigu dalam mengambil kebijakan. Kesalahan ini berakibat gagalnya menjalankan misi utama mensejahterakan masyarakat terutama masyarakat miskin.

Persoalan pembangunan dan pengentasan kemiskinan, cakupan dua hal tersebut amat sangat komplek. Mengingat keterbatasan ruang penulisan ini, maka tulisan ini yang akan kami sajikan secara bersambung, dimaksudkan hanya dalam tataran konsep dan strategi pokoknya saja, sehingga tidak mencakup tataran opersional secara luas.

Sejalan dengan akan berlangsungnya Pilkada Kebumen ditahun 2015 ini, Tulisan kecil dan ringan ini barangkali, sekali lagi barangkali, dapat dijadikan referensi untuk kita semua dalam perumusan Visi dan Misi Pembangunan lima tahun ke depan, atau bagi siapapun yang mungkin memerlukan.

KEMISKINAN

Terlepas dari beberapa kriteria dan indikator yang digunakan, kemiskinan merupakan kondisi dari seseorang/rumah tangga yang serba kekurangan. Orang miskin menyandang beberapa masalah rendahnya kapasitas ekonomi/sosial seperti pengangguran, rendahnya penghasilan, rendahnya derajat kesehatan dan pendidikan. Kondisi ini menimbulkan kapasitas sosial maupun ekonominya tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya secara memadai.

Selain karena faktor internal seperti tersebut di atas, kemiskinan juga merupakan resultante dari interaksi kemampuan rumah tangga dengan kondisi lingkungan dimana dia tinggal. Kemiskinan bisa saja terjadi karena seseorang tinggal dalam suatu wilayah yang kurang menguntungkan bagi aspek ekonomi maupun sosialnya. Oleh sebab itulah maka pendekatan spasial dalam pengentasan kemiskinan harus diterapkan.

Prosentase penduduk miskin di Jawa Tengah dan juga Kebumen masih cukup tinggi. Untuk Provinsi Jawa Tengah di tahun 2014 sebesar 13,58 %, dan Kebumen sebesar 19,97 %. Bandingkan dengan angka Nasional yang hanya 10,96 %. Artinya prosentase penduduk miskin di Jawa Tengah masih lebih tinggi dari rata rata Nasional, dan di Kebumen masih lebih tinggi dari rata rata Jawa Tengah. Sebuah sumber bahkan menyebutkan prosentase penduduk miskin di Kebumen termasuk nomor urut tiga dari bawah.

Kemiskinaan inilah sesungguhnya masalah utama pembangunan daerah yang “ extra ordinary” bagi pemerintah, sehingga pemerintah harus memecahkan masalah ini dengan cara-cara yang juga “extra ordinary” melalui strategi yang tepat.

Harapan dan Pertanyaan untuk Ketiga Pasang Calon Bupati Kebumen

Ada pertanyaan dari saya (Siswoto Adjie) kepada ketiga cabup dan pasangannya.

  1. Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu Komisi Fatwa MUI menyebut bahwa iuran dalam transaksi yang dilakukan BPJS Kesehatan tidak sesuai dengan ketentuan syariah.
    Apa pendapat anda t
    entang hal ini ?
  2. Pertanyaan berikutnya dari saya…..
    Salah satu kewenangan yang melekat dengan pelaksanaan otonomi daerah adalah kewenangan untuk membentuk Peraturan Daerah. Peraturan daerah merupakan instrumen hukum, sebagai dasar normatif bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan otonomi daerah.
    Beberapa waktu lalu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa semua peraturan yang dibuat pemerintah daerah tidak boleh bertentangan dengan ideologi dasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Hal tersebut disampaikan Tjahjo terkait dengan ditemukannya 139 Peraturan Daerah (Perda) yang diajukan daerah namun tidak sesuai.
    Apa langkah anda, jika berhasil terpilih menjadi kepala daerah, agar perda yang dibuat tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan diatasnya ?
  3. Ini pertanyaan terakhir di sessi ini….. (3 pertanyaan jika anda jawab dengan bagus, saya yakin cukup mempengaruhi sikap calon pemilih).
    Beberapa waktu lalu sudah dilaksanakan penerimaan siswa baru. Gratis kah ? Tidak….. Murah ? Entahlah. Sekian juta untuk masuk SD. Tingkat SLTP dan SLTA lebih tinggi lagi. Lho ? Biaya sekolah, kok mahal…! Bukankah sekolah gratis?

Nah…. dalam pilkada ini, apakah anda akan mengangkat isue / membuat janji tentang SEKOLAH GRATIS ?

Pertanyaan tersebut, admin angkat dari sebuah grup facebook pemilihan bupati kebumen. Grup tersebut merupakan tempat paling rame dan seru untuk membicarakan tentang pilkada di kota Kebumen. Hal ini menjadi menarik karena semakin banyak yang mengenal para calon bupatinya dan para timses yang berusaha keras mengenalkan calon bupatinya melalui media sosial.

Bagi kalangan netizen mungkin tidak asing mengenai facebook, lalu bagaimana dengan orang awam yang tak mengenal internet? Nah ini kewajiban para netizen untuk mengabarkan kabar berita tentang Kebumen kepada para warga kota Kebumen yang tak mengenal internet ataupun social media. Karena tidak semua warga kebumen bisa memanfaatkan internet untuk mendapatkan informasi pilkada kebumen.

Baik untuk mengenal para calon bupatinya maupun program-programnya, harapan admin tentu saja ada hubungan emosional antara warga dan calon bupati untuk lebih mengenal satu sama lain. Caranya bagaimana? calon bupati turun ke bawah melihat kondisi lapangan sesungguhnya dan mengenali apa yang dibutuhkan oleh para pemilihnya / warga kebumen.

Banyak sekali harapan yang diinginkan oleh warga kebumen, ada beberapa harapan yang sangat sensitif yaitu :

  1. Basmi pungli di Samsat Kebumen ataupun instansi-instansi terkait lainnya.
  2. Pembangunan SDM, bisa dengan sekolah gratis. Sebagi gambaran saja, singapura dan jepang adalah negara dengan SDM terbaik di dunia. Singapura kecil wilayahnya tapi bisa menguasai dunia perdagangan karena SDMnya mumpuni.
  3. Jangan persulit birokrasi, orang hidup sudah susah. Jangan dibuat susah lagi dengan urusan birokrasi yang buruk.

Mungkin itu harapan dari sebagian besar warga kebumen, benahi Kebumen dari diri kita sebagai warga dan sebagai aparatur pemerintahan. Semoga artikel yang berjudul “Harapan dan Pertanyaan untuk Ketiga Pasang Calon Bupati Kebumen” bisa bermanfaat dan memberikan inspirasi yang positif.

Tiga Pasang Bakal Calon Bupati Kebumen

Berikut ini ada tiga pasang bakal calon bupati kebumen yang telah mendaftar ke KPU Kebumen pada hari terakhir pendaftaran. Pada hari Selasa, tanggal 28 Juli 2015. Info ini saya langsung ambil dari situs KPU pemerintah kabupaten Kebumen. Untuk ketiga pasang bakal calon bupati Kebumen tersebut adalah sebagai berikut ini :

  1. Pasangan bakal calon bupati kebumen yang mendaftar pertama kali yaitu H. Khayub Muhammad Lutfi, SE dan H. Akhmad Bakhrun, S.Sos, MH. Didukung oleh 3 partai politik PKS, Nasdem dan Golkar.
  2. Pasangan bakal calon bupati kebumen yang mendaftar selanjutnya adalah Ir. Muhammad Yahya Fuad, SE dan KH. Yazid Mahfudz. Didukung oleh 5 partai besar yaitu PKB, PAN, Gerindra, Demokrat dan PPP.
  3. Pasangan bakal calon bupati kebumen yang mendaftar ketiga atau yang terakhir adalah H. Bambang Widodo, SE, MM dan H. Sunarto. Didukung oleh dua partai politik berkuasa PDIP dan Parta Hanura.

Itulah ketiga pasang bakal calon bupati kebumen yang akan bertarung di pilkada secara serentak diseluruh Indonesia. Semoga menjadi bakal calon bupati kebumen yang amanah dan bisa membangun daerah kebumen demi kemajuan kota tercinta Kebumen. Apakah Anda sudah menentukan pilihannya dari sekarang? jika belum silakan kenali satu persatu bakal calon bupati kebumen yang akan menjadi calon bupati Anda.

Pesan dari penulis sederhana saja :

Jangan gadaikan suara Anda dengan rupiah. Karena hidup Anda tidak serta merta karena Rupiah.

Ikuti pollingnya disini

bakal-calon-bupati-kebumen

Profil Calon Bupati Kebumen : Eddy Murdiyono

e2Mengenal Sosok Calon Bupati Kebumen yang sempet nangkring di posisi pertama polling versi rodinsaputra.com yaitu : Brigjen Pol P Drs H Eddy Murdiyono SH MH yang terlahir di kota Tangerang. Beliau dibesarkan di Kota Kebumen dengan status pendidikan : TK Batik Kebumen, Sd Kutosari 1 a Kebumen dan SMPN 1 Kebumen lulus Thn 1972 .selanjutnya melanjutkan pendidikan tingkat menengah atas di SMAN 20 Jakarta .

Masuk Akabri di Magelang Setahun, lanjut ke Akabri Kepolisian Sukabumi lulus Tahun 1980. Penugasan selama 7 Tahun di Polda Sumbar , Polda Jatim 15 Tahun dan 2 tahun di Sespim Polri. kemudian melanjutkan ke Polda Kalsel 2 tahun, Polda Lampung selama 2 Tahun dan terakhir di Mabes Polri selama 4 Tahun .

Pangkart terakhir Brigadir Jenderal Polisi. Pendidikan Polri :

  • Akabri ,Ptik
  • Sespim Polri dan
  • Sespati Polri

Jabatan yg pernah diemban :

  • Pamapta
  • Kapolsek
  • Dansat sense
  • Paban muda Srena
  • Kabag Serse
  • Wakapolres
  • Kapolres
  • Paban Madya Srena
  • Wakapolwil
  • Direktur Narkoba Polda
  • WidiyaiIswara Sespati Polri
  • Karorena Polda
  • Kabag Lem Srena Polri
  • Dan terakhir : Karolemtala Srena Polri di Mabes Polri.

Kompetensi yg Dimiliki :

  • Ahli Perencanan dan Anggaran Polri juga Organisasi Polri
  • Penasehat di Asosiasi Kartu Kredit Indonesia
  • Ahli Pelelangan di Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
  • Specialist di Narkotika Polri
  • Amalis Penelitian dan pengkajian Polri . Dll

Penugasan Luar negeri :

  • Malaysia
  • Thailand .
  • Perancis
  • dan Vietnam

Tanda jasa yg dimiliki :

  • satya Kencana : 8 Tahun , 16 Tahun , 24 Tahun dan 32 Tahun
  • Satya Kencana Dwija sista
  • Pembangunan dan Bintang Bhayangkara Nararya

Begitulah gambaran mengenai Calon Bupati Eddy Murdiyono, jika ada kekeliruan bisa langsung komentar, nanti kami akan memperbaiki secepatnya. Sumber dari beliau sendiri melalui komunikasi Fb : Eddy Murdiyono