Visi dan Misi Fuad Yazid Calon Bupati Kebumen No 2

VISI DAN MISI FUAD YAZID

A. VISI :
MASYARAKAT KEBUMEN YANG SEJAHTERA, UNGGUL, BERDAYA, AGAMIS DAN BERKELANJUTAN”

Dengan motto : BERFIKIR CERDAS, BEKERJA KERAS, BERSIKAP JUJUR DAN BERLAKU IKHLAS.

B . MISI
Untuk mewujudkan Visi tersebut maka dilaksanakan dengan 6 (enam) Misi, yaitu:

1. Membangun sumberdaya manusia yang memiliki wawasan luas, tangguh serta berkemajuan melalui pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.

2. Peningkatan kesejahteraan dan perlindungan sosial masyarakat dengan melakukan pemerataan dan penyeimbangan pembangunan secara berkelanjutan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, sosial, politik dan budaya serta melakukan pembangunan yang bukan terfokus hanya pada aspek fisik saja tapi juga aspek non fisik berupa pengembangan potensi intelektual, rohaniah, intuisi, kata hati, akal sehat, fitrah dan yang bersifat batin lainnya dalam bingkai kebersamaan dan snergitas antar elemen masyarakat.

3. Mengembangkan kemandirian perekonomian daerah yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal unggulan melalui sinergi fungsi-fungsi pertanian, industri, pariwisata, dan sektor lainnya dengan penekanan pada peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja serta berwawasan lingkungan.

4. Meningkatkan perekonomian daerah yang memiliki daya saing tinggi berbasis pertanian, industri, perikanan, pariwisata dan budaya melalui proses pembangunan ekonomi yang berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan.

5. Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang baik serta meningkatkan nilai kualitas pendidikan serta membuka akses pelayanan kesehatan yang maksimal dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

6. Memperkuat sekaligus meningkatkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan bersih serta mampu menciptakan iklim pelayanan publik yang maksimal (Good and Clean Government) dengan jalan menciptakan kualitas pelayan publik, sistim kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah daerah yang bersih, efisien, efektif, professional, transparan dan akuntabel yang di dukung dengan sistim pengawasan yang efektif guna menekan perilaku korupsi, kolusi serta meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan pendalaman agama.

sumber : Visi dan Misi Fuad Yazid

Terusna Aku Bae

Suara hati : Lubis Pukar

Video Pengingat dari : Deny Okta Setiaddin

Tadinya saya mau komentar di postingnya Akun Yahya Yazid, tapi tiba-tiba error, dan postingnya hilang. Saya nggak ngerti kenapa hilang?

Video ini adalah pengingat, kepada semua calon tidak hanya Nomer.2.

Hampir semua permasalahan yang diposting akun Yahya Yazid sifatnya belanja, maka masyarakat harus diberi paparan yang logis terkait porsi APBD Kebumen. PAD Kebumen kecil maka APBD-nya pun tidak besar.

Agar tidak dibilang ingkar janji atau PHP (Pemberi Harapan Palsu), meskipun itu terdengar tidak menjanjikan. Anda harus logis sejak dari dalam pikiran dan kampanye.

Harapan saya dengan tagline “Terusna Aku Bae”, pasangan nomer.2 tidak benar-benar menjadi penerus secara kebijakan dari Bupati Buyar, hanya meneruskan Jabatan saja. Buyar membangun banyak proyek infrastruktur yang tidak produktif selama masa menjabat, multiplier efect dari proyek infrastruktur yang dibangun Buyar tidak memberi dampak luar biasa untuk mengangkat ekonomi kebumen. Buyar membangun banyak pasar, tapi jika daya beli masyarakat tidak meningkat siapa yang mau beli?

Pak Fuad sebagai pengusaha pasti sangat paham soal ini, salah satu pengusaha Kebumen yang bisa menjadi contoh bagaimana produk jasanya bisa menembus pasar di luar kebumen dan mendominasi adalah Pak Eri (EFISIENSI), saya belum tau usahanya Pak Fuad apa saja.

Yang saya tau, baik Pak Ayub maupun Pak Fuad, donimasinya di Kebumen saja. Misalnya, keduanya banyak bergelut di sektor konstruksi, kebumen adalah sentra bata dan genteng, bagaimana dua pengusaha Kakap ini membuat inovasi di bata atau genteng yang ramah lingkungan.

Kebumen yang merupakan bagian dari Indonesia, sedang Indonesia dalam masa krisis, bisa bertahan saja syukur. Daya beli masyarakat secara umum mengalami penurunan, banyak PHK dan macem-macem. Menjanjikan subsidi-subsidi dan bantuan yang sifatnya cash money, secara jangka pendek dapat meningkatkan belanja masyarakat, tapi jangka panjang bisa lihat Negara Yunani.

Calon Bupati jangan menjebak masyarakat dalam kondisi ini. Belajar dari BJ Habibie bagaimana mengatasi krisis, menciptakan lapangan kerja. Sektor yang paling rawan krisis di Indonesia adalah Pangan, karena produktifitas kita rendah, Kebumen ditopang dua bendungan besar seharusnya Petaninya makmur. Perhatikan sektor ini, akan banyak menyerap lapangan kerja.

Buatlah Proyek yang paling mendukung terciptanya lapangan kerja yang massif, PDRB Kebumen terbesar dari pertanian, Calon Bupati harus memperhatikan itu.
Antara pendidikan di Kebumen dan Lapangan Kerja di Kebumen tidak sinkron, berapa SMK di Kebumen membuka jurusan otomotif, Komputer, Mesin? adakah pabrik otomotif di kebumen? Adakah Pabrik bermesin-mesin besar? Bukalah Jurusan Pertanian, karena dari situ akan lahir inovasi-inovasi baru.

Gus Yazid juga harus mengajak umat islam di Kebumen untuk tidak menjadi makhluk peminta-minta kepada manusia, karena tangan diatas lebih baik dari pada di bawah. Kalau perlu, orang-orang kebumen adalah orang-orang yang selalu menolak sumbangan, karena sudah kaya dari dalam pikirannya.

Foto Calon Bupati Kebumen

Berikut ini adalah foto dari ketiga pasangan calon bupati kebumen saat akan mendaftarkan diri menjadi calon bupati kebumen di KPU KEbumen. Mereka menggunakan simbol masing-masing. Mulai dari warna baju yang dikenakan maupun lambaian tangan yang mereka peragakan agar lebih dikenal para calon pemilihnya. Baju warna putih, masih menjadi pilihan untuk dua pasangan calon bupati kebumen.

  1. Pasangan Calon Nomor urut 1Pasangan bakal calon bupati H. Khayub Muhammad Lutfi, SE dan H. Akhmad Bakhrun, S.Sos
  2. Pasangan Calon Calon Nomor urut 2Pasangan bakal calon bupati Ir. Muhammad Yahya Fuad, SE dan KH. Yazid Mahfudz
  3. Pasangan Calon Calon Nomor urut 3Pasangan bakal calon bupati H. Bambang Widodo, SE,MM dan H. Sunarto, ST

Itulah Foto Calon Bupati Kebumen dari ketiga pasangan calon bupati kebumen saat mendaftarkan di menjadi pasangan calon bupati kebumen untuk periode 2016-2020. Yang dipilih secara serentak di Seluruh Indonesia pada tanggal 9 Desember 2015. Yang belum terdaftar menjadi pemilih, silahkan komplain ke pak rt atau datang langsung ke kelurahan masing-masing.

Jangan sampai melewatkan pesta demokrasi ini, saatnya suara Anda disuarakan. Pesan saya, jangan sampai suara Anda ditukar dengan rupiah. Tapi tukarlah suara Anda dengan Integritas dari pasangan calon Bupati Kebumen yang menurut Anda mampu memimpin, melayani dan bekerja untu rakyat kebumen. Bukannya kita menuntut, tapi ini adalah kenyataan diman pemimpin harus bisa melayani dan bekerja.

Mereka berani mencalonkan diri menjadi calon bupati kebumen berarti berani untuk menghadapi masalah dan menyelesaikan masalah yang sudah ada di Kebumen. Ingat, suara rakyat adalah suara Tuhan. Jadi jelilah dalam memilih calon bupati kita, jangan sampai salah pilih atau membeli kucing dalam karung. Jangan percaya pencitraan, karena pencitraan adalah pembohongan publik.

Pilih dari hati nurani Anda yang paling dalam, kenali satu persastu pasangan calon bupati Kebumen. Baca juga : Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kebumen. Jayalah Kebumenku, Jaya Indonesiaku.

Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kebumen

Penetapan nomor urut pasangan calon bupati kebumen untuk pemilihan periode 2015 – 2020 sudah ditetapkan oleh KPU pada tanggal 25 Agustus 2015. Baca sumber aslinya di : Penetapan Nomor Urut Calon Bupati oleh KPU Kebumen. Dalam rapat penetapan nomor urut pasangan calon bupati kebumen dihadiri oleh ketiga pasangan calon bupati kebumen. Hasil penetapan tersebut menghasilkan nomor urut pasangan calon bupati Kebumen sebagai berikut ini :

  1. Nomor urut 1 pasangan calon bupati kebumen adalah H. KHAYUB MOHAMAD LUTFI, SE dan H. AKHMAD BAKHRUN, S.Sos, MH
  2. Nomor urut 2 pasangan calon bupati kebumen adalah Ir.H. MOHAMMAD YAHYA FUAD, SE dan KH. YAZID MAHFUDZ
  3. Nomor urut 3 pasangan calon bupati kebumen adalah H. BAMBANG WIDODO, SE, MM dan H. SUNARTO, ST

Itulah ketiga nomor urut pasangan calon bupati Kebumen, yang akan bertarung memperebutkan suara rakyat pada pilkada serentak. Pilkada yang secara serentak tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desenber 2015. Sudahkah Anda menetapkan pilihan? Jika masih ragu, silahkan cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing ketiga pasangan calon bupati tersebut.

Semoga nantinya yang terpilih dan menjadi Bupati Kebumen mampu membangun SDM kabupaten kebumen menjadi lebih baik. Kita membutuhkan pemimpin yang mau bekerja dan melayani rakyatnya. Kita juga membutuhkan pemimpin yang bersih, jujur dan tegas. Semoga dengan adanya pemimpin baru, muncul mental baru dan mental baja bagi penyelenggara pemerintah kabupaten kebumen menjadi bersih dan no pungli.

Mengapa harus menjadi bersih dan bebas pungli? Karena kabupaten kebumen masih tergolong menjadi kabupaten termiskin nomor 2 dari bawah di Jateng. Tidak ada alasan lagi untuk stop pungli, melayani rakyat sepenuh hati adalah harapan kami semua. Sebagai warga kebumen, kami merindukan pemerintahan yang jujur dan bersih. Pungli sama saja merampok uang kami, please,,,, bertobatlah demi kejayaan kebumen dan kita semua.

Becak Dikancah Pilkada Membaca Yang Tersirat

Becak kayuh bukanlah sarana transportasi yang sering digunakan oleh para polotisi si kehidupan sehari hari, selain terkesan kurang maniawi, juga kurang memiliki nilai gengsi.Namun becak ini akan mendadak nail daun pada saat saat menjelang pesta demokrasi.Banyak para politisi yang jadi suka naik becak, bahkan tidak sedikit yang mendadak rela jadi tukang becak.

Hal tersebut dimungkinkan karena becak dan profesi tukang becak adalah simbol representasi dari kehidupa n rakyat jelata., rakyat klalangan bawah, atau simbol rakyat miskin, yng kebetulan jumlahnya masih lumayan banyak di kebumen.
Dan lewat becak inilah para politisi ingin menyampaikan pesan tersiratnya, bahwa mereka juga merakyat, ingin dekat dengan rakyat, dan peduli dengan rakyat.
Lewat becak itulah mereka juga ingin menyampaikan hasrat tersiratnya agar dipilih oleh rakyat, bisa menjadi wakil rakyat, dan memimpin rakyat.

Ketika pak JOKOWI naik becak pada masa kampanye dulu, saya percaya, dilubuk hatinya tidaklah terbesit rasa sok sugih, semugih, walaupun faktanya memang pk JOKOWI sudah sugih. Juga saya percaya dibenak pk JOKOWI tiada maksud untuk menyengsarakan pendukungnya dengan mengayuh becak keliling lapangan.
Pastilah beliau hanya ingin berbagi kebahagiaan, kegembiraan dalam keramaian bersama para pendukungnya.

jokowi naik becak

Demikian juga dengan pk GANJAR PRANOWO, ketika berkampanye naik becak bersama istri tercinta. Pastilah dalam lubuk hati beliau tk sedikitpun terbesit pemikiran untuk menyamakan tukang becak dengan kuda, tidak ingin merendahkan derejat tukang becak dengan binatang penarik dokar. Pastilah beliau hanya ingin mengajak pendukungnya, yang kebetulan tukang becak untuk ikut berpartisipasi memeriahkan acara kampanyenya. Kalaupun saat ini beliau berdua tdk terlihat lagi naik becak, saya percaya bukan karena beliau tidak suka atau sudah lupa, tapi karena sudah disibukan oleh tugas tugas negara.

ganjar naik becak

Tak jauh bedalah dengan mas FUAD, salah satu calon bupati kebumen, yang dalam karnaval HUT RI kemarin memilih naik becak untuk bersosialisasi. Saya percaya dilubuk hatinya yang paling dalam tidaklah “rumangsa dadi BOS” yg dngan mudahnya bisa membeli becak berapapun, walau fktanya mas FUAD adalah bos dari PT TRADHA Group.

fuad yazid naik becak
Saya percaya beliau hanyalah ingin menggunakan acara karnafal sebagai media untuk bersosialisasi. Tak ada maksud untuk “menyengsarakan” si tukang becak. Kalaupun becak yang dipilihnya sebagai media untuk sosialisasi, mungkin saja beliau terinspirasi dari pk GANJAR PRANOWO dan JOKOWI yabg jelas sudah

“jadi”.

Adapun jika tukang becaknya disimbolkan dengan wajah pk BUYAR WINARSO, mantan bupati kebumen, saya, dan mungkin juga maayarakat kebumen yg lainnya percaya bahwa tak ada niatan sedikitpun dari maa FUAD untuk melecehkan pk BUYAR. Mungkin hanya simbol, bahasa tersirat, bahwa pk BUYAR, telah mendukungnya, siap mengantarnya menuju pendopo kabupaten.

Dalam dunia sosialisasi, ikkan, pastilah akan ada bahasa tersitat, bahasa simbol. Jika ketika menterjemahkannya dilandasi pemikiran yang negatif, maka hasil terjemahannyapun cenderung negatif. Tapi ketika menterjemahkannya dngan pikiran yang jernih, hati yg bersih, percayalah hasil terjemahannyapun ajan selaras dengan bahasa tersirat yang disampaikan.

Marilah menjadi pendukung dan pemilih yg cerdas juga bijak. Cerdas dalam memberikan dukungan kepada calon yang dipilihnya, bijaj dalam menggunakan hak pilih. Dan saya percaya , warga kebumen PASTI BISA!!! TERUSKAN…>>

penulis :

Guntur Imam Samudra Guntur dalam status facebook : Becak Dikancah Pilkada Membaca Yang Tersirat.

Suara Rakyat Kebumen

Saya menulis artikel ini dikarenakan ada alasan yang sangat mendasar dan tentu saja karena setiap orang mempunyai hak yang sama untuk menyuarakan pendapatnya. Hak tersebut dilindungi dalam undang-undang dasar 1945 dan juga ada dalam Pancasila Sila Ke-4. Tapi masalahnya kepada siapa kita menyampaikan aspirasi kita atau suara kita?

Ada banyak cara dalam menyalurkan suara kita :

  1. Suarakan keluhan ataupun pendapatmu ke wakil-wakil kita yang duduk di dpr, baik ditingkat kabupaten, propinsi maupun yang ada di pusat.
  2. Suarakan pendapat Anda ke kepala daerah, bupati, gubernur dan lebih bagus lagi bisa tembus ke presiden langsung.
  3. Jika poin 1 dan 2 belum terpenuhi bisa lapor rt atau rw setempat.
  4. Tapi bagaimana kalau poin 1 2 dan 3 tidak terpenuhi? bisa melakukannya di sosial media seperti facebook dan twitter. Karena sosial media sekarang mampu memberikan dukungan yang luar biasa.

Nah buat yang sibuk dengan kerjaannya ataupun kurang mampu bersosialisasi, khusus warga kebumen bisa gabung ke grup facebook SRK “SUARA RAKYAT KEBUMEN” untuk menyampaikan unek-uneknya. Asalkan disampaikan secara baik dan sopan tanpa membawa isu SARA. Kemudahan ini semoga dapat dimanfaatkan oleh para facebooker Kebumen.

Sebagai contoh berikut ini unek-unek saya :

Media Sosial dan Website Berita misal Facebook dan Lukulo Media apabila digabungkan menjadi media informasi efektif dan murah. Jadi Saya hanya memberikan sedikit unek-unek bahwa pemerintah yang akan dipimpin oleh bakal calon bupati yang baru.

Sebaiknya manfaatkan media tersebut sebagai ajang publikasi setiap kebijakan yang diterapkan. Karena selain informasi langsung ke tiap warga melalui perwakilannya yang telah ditunjuk. Internet memudahkan dan memberikan fasilitas berbagi informasi gratis.

dengan demikian apabila ada project yang baik untuk rakyat mudah diterima,

namun apabila ada program atau proyek pemerintah tidak pro rakyat akan dengan mudah di tolak melalui internet.

Jadinya, internet sosial media atau netizen bisa jadi tolak ukur yang baik untuk menentukan sebuah kebijakan dan untuk kontrol contoh tentang moge kenaren atau pak jk yang sekarang jadi trending topik.

rakyat tidak hanya bisa menjalankan kebijakan akan tetapi ikut membantu mengontrol kebijakan jika ada kekeliruan.

Tulisan tersebut, saya posting di https://www.facebook.com/groups/cempaka17/permalink/1022635841092619/.

Tanggapan Divisi Humas Mabes Polri Soal Moge Terobos Lampu Merah

16 Agustus 2015

NEWS

ABAIKAN KESELAMATANYA, ELANTO HENTIKAN PAKSA PENGAWALAN POLISI YANG TELAH SESUAI PROSEDUR.

Saat ini netizen dihebohkan dengan aksi yang dilakukan oleh bapak Elanto Wijoyono (32) dan rekan-rekannya yang melakukan penghentian secara paksa konvoi pengendara moge yang sedang melintas di Yogyakarta. Padahal demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas di jalan raya, Polisi telah melakukan pengawalan sesuai dengan prosedur.

Sebelum memberikan komentar, mari kita fahami bersama penjelasan berikut.

Taukah Mitra Humas siapa saja pengguna Jalan yang memperoleh Hak Utama untuk didahulukan menurut Pasal 134 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan? Berikut urutan :

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. Iring-iringan pengantar jenazah;
g.Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kami sudah sering sosialisasi lho Mitra Humas, silahkan lihat postingan- postingan kami sebelumnya.

Nah, sesuai dengan urutan tersebut, maka pada huruf g, Polisi telah melakukan tugasnya dengan benar dan sesuai prosedur untuk melakukan pengawalan terhadap konvoi motor Harley tersebut.

“Mengenai voorijder itu, jadi pihak panitia (acara moge) sudah menghubungi kami. Mereka sudah mengantongi izin dan meminta pengawalan,” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Any Pudjiastuti dalam perbincangan, Minggu (16/8/2015).

Ada komentar bahwa Polisi hanya mengawal orang yang berduit saja? Itu tidak benar, seluruh masyarakat Indonesia berhak untuk mengajukan permohonan pengawalan, termasuk Mitra Humas.

Pengawal terhadap rombongan moge ini tidak beda dengan pengawalan Polisi kepada mobil jenazah, rombongan pengantin dan iring-iringan lainnya.

Ketika ada pengajuan permohonan pengawalan dari masyarakat, Polisi akan melihat, mempertimbangkan dan menentukan seperti apa pola pengawalan yang akan dilakukan dari adanya permohonan tersebut. Pengawalan ini sebenarnya bukan hanya bertujuan untuk mengamankan si pemohon pengawalan, namun juga pengendara lain di jalan raya dari adanya kegiatan tersebut.

Bayangkan betapa bahayanya ketika sebuah iring-iringan tidak dikawal Polisi?

Iring-iringan tersebut bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang tentunya sangat membahayakan iring-iringan itu sendiri dan juga pengguna jalan lain diluar iring-iringan tersebut.

“Jadi itu bagian tugas kami untuk melayani masyarakat. Sudah ada aturannya sendiri itu,” ujar Any.

Dalam pelaksanaan pengawalan, Polisi juga memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan diskresi Kepolisian.

Apa itu Diskresi Kepolisian ?

Menurut Pasal 18 ayat (1) UU RI No 2 Th 2002 tentang Kepolisian RI “Untuk kepentingan umum pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri”.

Artinya walaupun lampu lalu lintas menyala merah, Polisi dapat tetap memberikan kesempatan kepada peserta konvoi moge untuk tetap jalan. Hal ini dinamakan Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu, sebagaimana terdapat dalam Pasal 1 angka 10 Perkap Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengaturan Lalu Lintas dalam Keadaan Tertentu dan Penggunaan Jalan Selain Untuk Kegiatan Lalu Lintas.

“Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu adalah tindakan petugas dalam hal mengatur lalu lintas di jalan dengan menggunakan gerakan tangan, isyarat bunyi, isyarat cahaya dan alat bantu lainnya dalam keadaan tertentu”.

Nah sudah fahamkah Mitra Humas?

* Jangan ditiru ya aksi berbahaya pak Elanto. Berikut aksi berbahaya pak Elanto dalam menghentikan secara paksa pengawalan konvoi moge yang telah sesuai dengan prosedur.
https://youtu.be/ufiarLb_co0

sumber copas :

https://www.facebook.com/DivHumasPolri/posts/1145770052118516

PRIORITAS PROGRAM BIDANG EKONOMI

PRIORITAS PROGRAM BIDANG EKONOMI.

Saudaraku, Para sederek sedoyo, warga masyarakat daerah kabupaten Kebumen yang kami cintai dan kami banggakan, Lima tahun bukanlah waktu yang lama, artinya waktu kita terbatas, dan anggaran (APBD) yang kita miliki juga terukur, kita tidak mungkin ngoyoworo, muluk muluk merancang banyak program tanpa mempertimbangkan waktu dan anggaran serta garis garis besar kebijakan pemerintah yang diatasnya, baik pusat maupun propinsi. Apa yang akan kita wujudkan tentu saja harus sinergi dan terintegrasi dengan kebijakan diatasnya.

Namun demikian saudaraku, para sederek, tujuan kita jelas dan pasti yaitu “KESEJAHTERAAN WARGA dan PERADABAN DAERAH”, tanpa mengesampingkan urusan wajib dan urusan pokok, serta urusan sarana prasarana dan infrastruktur daerah yang sudah jelas aturan pelaksanaannya, Pembangunan untuk lima tahun kedepan adalah rangkaian yang tidak terpisahkan dengan pembangunan yang sudah berjalan sebelumnya, dan kedepan kita perlu fokus kearah pencapaian KESEJAHTERAAN WARGA dan mewujudkan PERADABAN DAERAH”

Mungkin saudaraku, sederek sedaya bertanya tanya apa itu PERADABAN DAERAH, pada kesempatan lain bisa kita bisa bahas itu. Mari kita fokus pada topik utama status ini, yaitu PRIORITAS PROGRAM BIDANG EKONOMI.

Pekerjaan utama kita di Bidang Ekonomi adalah bagaimana kita mampu menciptakan kondisi yang memungkinkan warga masyarakat kita meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya. Dibidang Ekonomi ini Kami menempatkan Sektor Pertanian sebagai sektor unggulan, Kami akan Fokus kepada pengembangan Agrobisnis, Peternakan (spesifik) dan Perikanan (spesifik). Agrobisnis yang Kami maksud adalah bertumpu kepada potensi kewilayahan & bertumpu pada potensi Desa, dalam hal ini kami akan menempatkan BUMDes sebagai corporate community dan menjadi lokomotif utama penggerak usaha di sektor sektor dimaksud. Tinggal kita pertajam pada Model dan strategi pencapaian yang akan kita sepakati.

Berikutnya adalah Sektor UMKM dan koperasi, sektor ini sebagai prioritas kedua setelah pertanian, Kami akan fokus kepada pengembangan Home Industri pendukung sarana pra sarana perkantoran, pendidikan dan kesehatan, Home Industri konfeksi, Home Industri Makanan khas, Home Industri kreatif dan home Industri lain yang prospektif.

Segala aspek yang saat ini sdh ada baik aspek sarana produksi (alat produksi, pupuk, bibit, obat dll) pasar, diklat, permodalan, pariwisata dll, akan kami kawal dan kami arahkan untuk mendukung berjalan dan suksesnya agenda di kedua sektor dimaksud.

Dan ketiga sdalah Sektor Pariwisata, sektor ini harus kita dorong, bukan hanya untuk sekedar mendatangkan pendapatan bagi daerah dan warga/pelaku yang terlibat didalamnya (perhotelan & Rumah Makan) namun sektor ini juga harus mampu menjadi pendukung suksesnya dua sektor unggulan diatas. Sektor lain akan tetap dijalankan, tanpa meninggalkan ketentuan aturan yang memandatkan untuk dijalankannya sektor lainnya itu. Demikian dan terimakasih.

Pengentasan Kemiskinan dari Desa di Kebumen

Welly Gondhezz Eli Susanto #‎Berharap‬ Pengentasan Kemiskinan dari Desa di Kebumen

Jika berbicara tentang desa, pengentasan kemiskinan, ijinkan saya (Welly Gondhezz Eli Susanto) sedikit mnyampaikan masukan. Dari 449 desa dan 11 kelurahan yg ada dikebumen, 117 desa diantaranya tidak memiliki tanah kas desa. Pada saat ini, Tanah kas desa sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tanah bengkok dan non bengkok atau biasa disebut tanah kemakmuran, walaupun berdasarkan asal usul ada tanah titisara, peguron, pecatu,dll.

Penggunaan tanah bengkok adalah sebagai tambahan tunjangan bagi kepala desa dan perangkat desa (Versi PP47/2015) dan tanah penghormatan (Versi saya / Welly Gondhezz Eli Susanto) karena banyak bengkok yang tidak produktif. sedangkan tanah kemakmuran sebagian besar diberikan kepada lembaga desa, RT, RW, BPD, LKMD, SKD dll.

Menurut saya (Welly Gondhezz Eli Susanto), pengelolaan tanah kas desa yang selama ini kita berikan kepada lembaga desa, kita alihkan kepada masyarakat miskin didesa tersebut, sedangkan lembaga desa kita ganti dengan penghasilan yang dianggarkan APBD kabupaten.

Jika penghasilan tetap prades minimal sebesar umk, maka 5800 X 1.157.000 X 12 bln =80 M

Jika rata2 satu desa ada 20RT, 5RW, 9BPD, maka 449 X 34 org X500rb = 7,6 X 12 bln= 91,2 M

Dari sini jelas dapat mengurangi jumlah warga miskin, karena warga miskin dapat garapan tanah kas desa,dan lembaga desa mendapat penghasilan tetap tiap bulan.
Berdasarkan amanat PP 43/2014 sebagai turunan dari undang2 no. 6/2014.

Jumlah ADD minimal 10%DAU (Dana Alokasi Umum) – DAK ( Dana Alokasi Khusus)

Jika DAU Kab. Kebumen sebesar 1.146 M, ( blh diralat klo salah ) dan DAK 64M,

Maka ADD = minimal 10% dari 1.146 – 64 = 108,2 M.

Dan ADD tahun ini sebesar 117M. Atau setara 10,5%

Jal cabup mana yang benar2 ingin mengentaskan kemiskinan didesa..
Anggarkan Minimal 20% APBD untuk ADD ( Alokasi Dana Desa )

Untuk pembahasan 117 desa tidak berbengkok akan saya (Welly Gondhezz Eli Susanto) bahas di postingan selanjutnya..